Selamat Datang

Blog ini merupakan milik pribadi, yang berisi segala sesuatu yang bermanfaat bagi pemilik blog, artikel yang disajikan disadur dari banyak sumber, semoga bermanfaat pula bagi para pembaca.
Showing posts with label Pahit Manis Kehidupan. Show all posts
Showing posts with label Pahit Manis Kehidupan. Show all posts

16.6.14

Cekcok Karena Istri Gemar Belanja



Memasuki bahtera rumah tangga tentu tidak seindah dan semeriah kelihatannya seperti ketika acara pernikahan berlangsung. Senyum seharian penuh, tawa dan canda dimana-mana, foto-foto narsis, ucapan selamat, kado dari teman-teman, uang sumbangan, ataupun makan-makan gratis (hehe). 

Tiga bulan pertama mungkin masih hangat-hangatnya hubungan mesra, baik dari pasangan maupun dari mertua. Kalo orang jawa bilang "pecah ndog telu ketok kabeh" (pecah tiga telur kelihatan semua). Ya mungkin ada benarnya juga istilah ini. Kalimat yang aku dapat dari mbah putri. Setelah tiga bulan pasangan suami atau istri akan kelihatan sifat aslinya. Pemarahkah? Pemalaskah? Pemboroskah? atau yang lain-lain. Aku ga bilang semua pasangan suami istri lho ya.. Mungkin hanya sebagian dari yang ada saja.. Heehe :D

Aku mungkin termasuk salah satunya, meski sudah cukup lama mengenal suami semasa pacaran dulu, tetapi pernikahan telah menbongkar semuanya... :D apakah itu?? Rahasia...

Banyak sekali permasalahan-permasalahan yang timbul dalam biduk rumah tangga. Disini aku cuma mau menyebutkan salah satunya yaitu permasalahan EKONOMI. Ini salah satu hal vital yang sering mempengaruhi keancuran rumah tangga (semoga aja tidak ya, aminnnn). Biasanya nih..... yang suka ngabisin duit siapa haayyyooooo....???

Hehehehe sepakat istri ya.. yang katanya doyan belanja.. Aku juga pernah kok cekcok karena faktor ini.. hmmm bukan karena suka belanja sih, cuma karena yang mau di belanjain ga ada.. hehehe.. Ketika itu gaji suami hanya cukup untuk menutup kebutuhan harian aja. Syukur lah lumayan, sekarang gajinya sudah tambah besar.. :) (semoga bertambah terus.. aminn)




12.6.14

Meoow Ikut Bazar Fakultas di Kampus Unirow Tuban

Dokumentasi Pribadi

Ini pertama kalinya Saya dan Maya menginjakkan kaki di Kampus Unirow yang terkenal di Tuban. Hmm... Beda sih suasananya, ga kayak di kampusku dulu.. Entah apa yang membuatnya terasa beda, yang pasti pertama kali masuk kampus ga kayak lagi di kampus kok. Apa mungkin karena udah lama ga masuk kampus ya?? (*Ketauan tuwirnya deh) :D

Bingung mau naroh sepeda motor dimana, setelah melihat kanan kiri akhirnya ketemu tempat yang luas, cukuplah untuk masuk satu sepeda motor. Maksud hati mungkin nyari yang rindang, dibawah pohon, supaya JOKnya ga panas. Apalah daya saat jam itu kampus tampaknya penuh dengan mahasiswa yang ikut meramaikan bazarnya. Keliatan dari jumlah sepeda motor yang diparkir. Full penuh!

Oke perjalanan mencari lokasi Bazar Fakultas ga begitu sulit, karena memang diadakan di koridor mendekati pintu masuk kampusnya. Jadi memang langsung keliatan banget kerumunan para mahasiswa yang menjajakan berbagai macam dagangan. Ada juga yang sliwar-sliwer mencari sesuatu yang hendak dibeli, atau sekedar mondar-mandir yang bikin ruang berjalan makin sempit.

Ditengah-tengah keramaian ketemu deh sama Linda. Berkat Linda produk kerajinan flanel Meoow bisa ikut mejeng diacara ini. Linda ini salah satu mahasiswa Unirow yang lagi ngerjain skripsi. Sukses ya Lind! Dia tetangga saya, yang kebetulan suka banget kalo lihat koleksi produk-produk Meoow. ^_^  Nah sekarang Maya dan Linda jadi udah kenalan ya.... Makasi ya Lind, udah kasi kesempatan Meoow Eksis di kampus kamu, besok-besok lagi ya... Kalo bisa ngasih taunya jangan mendadak, supaya saya dan Maya selaku owner sekaligus pengrajin ini ga kelimpungan bikinnya.. :D

Dari tiga puluh empat gantungan kunci yang disediakan delapan belasnya laku terjual. Seru loh ikut bazar, dari bazar ini kita jadi tau minat anak muda itu yang kayak gimana sihhhhh... Sebegitu banyak gantungan kunci, yang ludes terjual ternyata yang memiliki sebagian besar warna PINK.. huuhuuuhu.. memang kok ya, warna ini tuhhhh tak pernah lekang oleh jaman. Selalu jadi warna favorit... katanya sih pink itu romantis! bagaimana menurutmu?? ;) Suka dengan warna PINK juga??

Sebelum pulang kerumah masing-masing, ini Si Owners Meoow narsis dulu ya... cari tempat duduk yang sepi (meski panas dan silau) JEPREETTT!! :D

Pelajaran yang dapat kami ambil dan kami sharingkan ke teman semua sudah satu paket ada disini. Bazar memiliki banyak manfaat untuk perkembangan bisnis. Khususnya yang berupa barang-barang kerajinan. :) Sebagai pebisnis pemula gapapa kok kalo mau ikut bazarnya gratisan dulu... heeehhehehe... waktu berjalan sembari mengumpulkan modal dan segencar mungkin mengenalkan produk kita dengan cara sederhana begini. Ketika modal sudah mumpuni untuk menyewa satu stand dalam bazar resmi dan besar, boleh donk ikut pamer hasil karya. :) Jangan lupa siapin kartu nama dan Spanduk supaya lebih kentara...

******************************

Selamat berkarya Crafter
Salam Kreatif!
Wulan & Maya

******************************



7.6.14

Penitipan, Tepatkah Untuk Si Kecil ?


Bunda, pernah ga sih bunda ngalamin hal yang sama seperti saya? Si kecilku Rere, beberapa waktu terakhir ini selalu menangis ketika saya akan berangkat kerja. Saya sudah mengusahakan tempat penitipan anak yang dekat dengan tempat kerja saya, supaya saya tidak bolak-balik dan memakan waktu lebih banyak dijalan.

Ditempat penitipan ini Rere menganggapnya sedang bersekolah. Sampai hari ini, pagi tadi ketika akan berangkat kerja, terulang kembali. Rere merengek tidak mau berangkat ke 'sekolah'.

"Rere ayo mandi"
"Mama berangkat kerja ndak?"
"Ya berangkat"
"Rere ga mau sekolah, Rere ikut kerja Mama aja kok"

4.6.14

Untuk apa, siapa, kapan, dimana, mengapa semua ini??



Berbicara dengan hati. Mengingat kembali detik pengambilan keputusan untuk memilih bisnis ini sebagai batu loncatan pencapaian impian yang sudah lama ingin kuwujudkan. Bertanya lagi pada diri sendiri. SUDAH melakukan apa saja?? Aku tertunduk malu, merasa telah melakukan segalanya, tapi sebenarnya baru sebagian kecil yang benar-benar aku baca, pahami dan aku praktekkan.

Minggu lalu Papa dari seberang kota menelponku. Bertanya kabarku, kabar suamiku, dan kabar Si kecil. Jantungku berdebar tak biasa. Seperti ada yang mengganjal. tidak biasanya Papa menlpon di waktu begini. Ternyata benar firasatku. Papa menanyakan perihal bisnis yang sejak akhir tahun lalu aku gembar-gemborkan. Sudah ada hasil tentu, hanya saja belum maksimal. Terlalu banyak alasan yang bisa kubuat untuk membelaku.

Sedang malam ini aku teringat kembali, 17 September 2013. Sampai hari ini belum ada peningkatan yang signifikan. Belajar lagi. membaca lagi. Kupejamkan mata dan diam sejenak, membayangkan ketika impian-impianku dapat kuraih satu per satu. Melihat senyuman muncul dari seluruh raut muka orang-orang yang ku cintai.

Terhenyak. Aku jelas tersadar akan al0hal yang menghalangiku selama ini. Tidak, bukan pekerjaan yang sekarang sedang ku jalani. Bukan juga karena aku capek, atau karena kenakalan-kenakalan si kecil. Selama ini aku terlalu banyak mencari alasan untuk membenarkanku tidak melakukan apa-apa.

Aku masih menemukan ketidakberanian mengangkat muka penuh kebinaran,
Aku masih menemukan keraguan untuk melangkah,
Aku masih memiliki rasa takut menghadapi penolakan,

Aku harus percaya bahwa kesuksesan lair dari pesakitan yang memang harus kulewati..

Kalahkan rasa takut!!
Maju sekarang!


23.5.14

Kualitas Pelayanan




Baik, ini adalah diskusi pertama kita ya, boleh donk berbagi pendapat dan pengalaman bagi teman-teman yang mungkin pernah juga mengalami hal-hal serupa dengan yang pernah saya alami yang akan saya kemas dalam satu paragraf untuk bahan diskusi kita malam ini.

*****************************
Ban Bocor

Hari ini sepulang dari tempat bekerja, diperjalanan ban belakang sepeda motor saya agak kempes. Saat itu saya bersama suami dan anak saya. Suami saya membawa sepeda motor ke tempat  tambal ban untuk isi angin saja di tempat yang dulu pernah saya datangi untuk pertama kalinya karena hal yang sama. 

Saya meminta suami tidak menambal ban disana sebab pelayanannya tidak bagus. Saya pernah dapat omel karena membayar dengan pecahan Rp. 50.000,-, ketika itu habisnya Rp. 15.000,-. Tampaknya suami saya tidak mendengar apa yang saya bilang. Terlanjur meminta bannya di tambal setelah penambal ban memompakan angin dalam ban.

suami saya        : "makasih pak, bayar berapa ini?"
penambal ban   : "emang ga liat apa kalo bannya bocor??" (dengan nada kasar dan raut muka marah sambil nunjuk ke ban)
suami saya       : "oh ya, kalo gitu ditambal aja pak"
penambal ban     : "ya dibawa masuk to!" (masih dengan nada tidak enak didengar dan pasang muka ga enak dilihat)

Saya kepalang BETE melihat percakapan itu. Saya menuangkan kekesalan kepada suami dengan bercerita pengalaman saya sseblumnya disini. Tapi sepeda motor sudah terlanjur akan di tambal bannya. Saya menunggu dengan perassaan kesal.

*****************************

Menurut teman-teman apa yang bisa kita ambil dari cerita diatas??

Saya tunggu komentarnya ya..
:)


25.4.14

Usaha Kerajinan Tangan Indonesia

Tidak mudah menemukan peluang bisnis yang memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi, demikian juga halnya dalam bidang kerajinan tangan. Diperlukan survei mendetail mengenai peluang keberhasilan serta jenis dan macam usaha kerajinan tangan yang akan ditekuni. Beberapa jenis dan macam peluang bisnis usaha kerajinan tangan indonesia terkadang masih jauh dari harapan keberhasilan. Namun jangan khawatir, siapa tahu ide dibawah ini bisa dijadikan pertimbangan.
www.facebook.com/meoow

Jenis Dan Macam

Berikut ini beberapa jenis dan macam peluang bisnis usaha kerajinan tangan Indonesia yang kiranya bisa dijadikan pertimbangan untuk dikembangkan, yaitu:
  • Kerajinan kain perca. Kerajinan kain perca adalah kerajinan yang menggunakan bahan utama yaitu kain perca atau kain yang tidak digunakan lagi atau kain sisa dari usaha konveksi atau garmen. Banyak sekali kerajinan yang bisa dipilih, diantaranya boneka, celemek, penutup tangan atau topi asesoris.
  • Kerajinan bambu. Bambu merupakan kerajinan tangan yang biasa dijumpai. Berbagai jenis perabotan atau furniture dapat dibuat menggunakan bahan bambu sebagai bahan utama, misalnya meja, kursi, tempat pensil atau bahkan hiasan partisi ruangan.
  • Kerajinan kertas daur ulang. Kerajinan kertas daur ulang didapatkan dari bahan kertas bekas misalnya kertas koran, kertas bungkus atau bahkan kertas bekas fotokopi. Kertas-kertas ini kemudian dibuat jadi bubur kertas dengan cara perebusan kembali hingga hancur, kemudian dicetak menjadi lembaran baru yang penuh dengan serat-serat kertas yang artistik.
  • Kerajinan manik-manik atau borci. Manik-manik atau borci juga bisa dijadikan kerajinan tangan dengan menggunakan bantuan senar sebagai perangkai manik-manik atau borci. Rangkaian manik-manik ini bisa dibuat menjadi dompet, tas, casing HP atau bahkan gelang.
  • Kerajinan benang rajut. Kerajinan benang rajut menggunakan bahan benang rajut sebagai bahan utama dan kain strimin sebagai media pelekatan pola. Benang rajut yang sudah melekat pada pola kemudian disikat menggunakan sikat kasar agar seratnya menjadi hancur dan halus seperti bulu.
  • Nail designs. Barangkali inilah kerajinan tangan yang terbaru, yaitu seni menghias kuku ala jepang. Bahan yang digunakan hanyalah cat kuku dan kuas. Bisa juga menggunakan teknik airbrush atau bahkan menggunakan kuku palsu. Banyak motif yang bisa digambarkan pada media kuku, diantaranya bentuk hati, nama atau bahkan bentuk lain tergantung selera pengguna.
Demikianlah beberapa jenis dan macam peluang bisnis usaha kerajinan tangan Indonesia yang kiranya bisa dijadikan pertimbangan untuk dikembangkan. Kreatifitas, kejelian menangkap peluang usaha dan perjuangan merupakan kombinasi utama dalam meraih keberhasilan usaha. Semoga bermanfaat.

(www.bundainbiz.com)

22.4.14

Kerajinan Meoow

Sebuah bisnis kerajinan tangan yang berbahan dasar kain flanel, bisnis yang awalnya saya kerjakan sendiri, lalu seiring berjalannya waktu, saya menemukan patner dari tempat saya bekerja, Maya. Bersama kami berusaha membangun bisnis yang kami sempatkan di sela-sela waktu sepulang kerja.

Semoga bisnis ini akan berkembang dengan baik dan bisa menjadi tumpuan menghasilkan uang dari rumah. Beberapa pesanan sudah banyak kami terima meski belum maksimal, tentu tidak menjadi soal karena kami memang belum sepenuhnya memutuskan untuk fokus kesini. Masih berupa bisnis sampingan.

Para pelanggan yang pernah memesan souvenir sangat puas dengan hasil kerajinan yang kami buat. Harga yang kami tawarkan juga cukup terjangkau. Motto kami adalah pelanggan puas harga pas. hehehe.

Salam Inovatif!

Konter Pulsaku

Saya memulai bisnis konter pulsa dirumah sejak hampir satu tahun silam hingga sekarang, meski belum ada yang berubah, tapi setidaknya bisnis ini cukup membantu saya memiliki tambahan uang sendiri selain dari tempat kerja, lumayan hasilnya, belum ada inovasi terakurat yang bisa saya terapkan disini.

Terbatasnya waktu untuk fokus dirumah menjadi kendala utama, tapi tidak menyurutkan nyali saya untuk terus membuka konter pulsa ini setiap pulang kerja.

Mungkin bagi teman-teman yang berada di Tuban bisa kapan hari mampir kesini ya.

Konter Pulsa AFTERNOON (nama ini dipilih karena jam buka memang siang hari.. hihihihi)
Jl. Sunan Kudus No 34 Latsari Tuban
Wulan 085784914701

tetap semangat!! :)

20.6.13

Pre Order RAINBOW


Dua puluh orang penulis, dari berbagai tempat di Indonesia, berkolaborasi apik dalam sebuah buku : Rainbow. Rainbow, berisi dua puluh Flash Fiction dengan ending yang tak terduga. Antologi karya fiksi yang sangat singkat. Mengajak pembaca menyelesaikan cerita jauh dari perkiraan. Dengan kisaran kata yang terbilang ringkas, antara 450 hingga 750 kata. Kisah-kisah yang sederhana namun sering menyesatkan. Lantas menawarkan akhir yang tak terduga. Memaksa pembaca tak bisa melepas Rainbow, hingga seluruh cerita habis dilumat. Terpana dan berkomentar, "Gile, gak nyangka!"


Rainbow : 20 FF Twist Ending, akan segera rilis. Dengan Pre -order, teman-teman dapatkan Spesial price, 
Rp. 38.509 
free ongkir ke seluruh Indonesia. Untuk pemesanan Rainbow, sebagai berikut :

• Transfer ke : BCA, no.rek : 025 – 577 - 5168 a/n : MUH YUSRAN Al RASYID, SE ato Mandiri 135-000-668-4105 a/n WULANDARI AGUSTINA

• SMS Konfrimasi transfer ke : 0852 999 33049 (kalo ngirimnya ke BCA), 0857 8491 4701 (kalo ngirim ke Mandiri),
 
isi SMS: Nama lengkap, Alamat pengiriman buku, No telp yang bisa dihubungi, no bukti transfer ke rekening, dan jumlah transferan (contoh: Wulan, Latsari Tuban, 08578491****, 12345**, 38509)


Happy Ordering, yah !

Salam Hangat, kami nantikan apresiasi teman-teman



Tim Penulis Rainbow

14.6.13

Bikin Topi Lagi

Bulan Juni hampir habis, ga nyangka deh rasanya baru ga buka blog beberapa hari ternyata sudah mau satu bulan ga buka blog ini. Sebenarnya bukan soal malas nulis sih tapi memang sedang sibuk merintis usaha dirumah. Saya mencoba menjalankan bisnis kerajinan flanel yang memang sudah cukup lama saya geluti, tapi baru berani publish sekarang. :) (merasa hasil kreasi sudah banyak yang suka, sudah banyak pesanan).

Oke deh saya ini mau pamer topi hasil kreasi saya, hehehe... awal mula tercetus bikin topi ini karena anak topi anak saya sudah kekecilan, sedangkan dia sangat butuh topi. saya sudah keliling nyari topi yang saya inginkan, tapi belum nemu juga. Akhirnya iseng googling nyari tutorial membuat topi sendiri. Setelah melihat ternyata ga sulit. Dan kebetulan saya punya kain velboa yang sudah lama saya beli tapi belum tahu mau dipakai untuk apa. Saya pikir ini kain yang cocok untuk bikin topi. Setelah membulatkan tekad membuatnya, disuatu siang selesai pulang kerja dan jemput anak dari rumah penitipan terciptalah topi yang keren (meski belum sesuai harapan :D).

Sampai dirumah pas kebetulan anak saya tertidur dalam gendongan saya, lalu saya rebahkan di kasur. Nah saat itulah saya mempraktekkan tutorial yang pernah saya lihat sebelumnya. Topi ini saya buat kurang dari satu jam, jadi hasilnya kurang maksimal. Takut keburu anak saya bangun malah ga jadi topinya. . .

bagian yang dijahit cuma bagian pinggir tempat memasukkan kepala dan menyatukan tepian supaya bisa berbentuk bulat. yang bagian atas hanya perlu ditali dan ditali... :) bingung ga? tenaaaaaaaaaaaaanggggg.... coba aja googling cara membuat topi sendiri entar banyak ok tutorialnya... Saya ga sempat foto proses pembuatannya,, waktunya mepet jadi cuma bisa ambil foto yang udah jadi aja... Saya juga memberikan beberapa hiasan dari flanel. Termasuk nama Rere di bagian depan dan Bunga-bunganya... Monggooo silakan di lihat-lihat... bagi yang mau pesan bisa... hehehe 
 (nebeng promosi) :D ....


Ini penampakan topinya..... :D








kelihatan dari samping........ bagus kannn......

 
nah nah nah... ini dari depan... lucu kan.... pengen??  Mau??


Rencananya saya mau permak kaos anak saya yang masih kebesaran dan modelnya biasa banget, mau saya sulap jadi baju dress yang manis.. tapi karena MASIH belum punya mesin jahit selalu tertunda... :( bunda ada info jual mesin jahit yang murah ga? kalo bisa mesin jahit portable yang kecil itu lho... yang harganya berkisar 200 - 300 an.... kemaren saya mau pesan tapi kayaknya kok yang jual itu boongan ya... takut kena tipu akhirnya ga jadi beli. Sedangkan di Tuban ga ada tuh yang jual mesin jahit kecil itu. Kalopun ada jualnya yang portable besar, harganya bisa sampai di atas 2 jeti... huft.... kemahalan.... Tolong ya yang punya info, saya butuh nih...... :) terima kasih....

25.3.13

Minggu Oh Minggu

Sumber Gambar cynantya.blogspot.com


"Rere yang pinter hlo ya, Mama mau beresin rumah" Kataku pada si kecil.
"Iyaaaa....." Jawabnya sambil berlalu ke depan rumah. Aku tersenyum.

Sekarang aku justru tidak tahu mau memulai dari mana. Sepulang dari pasar pagi itu aku hanya berdua dengan buah hati tercintaku. Suami hari minggu ini harus tetap masuk kerja karena ada lembur. Mertua sedang pergi keluar kota.

Ruang tamu yang penuh dengan mainan Rere, meja kecil yang terbalik dengan taplak meja berwarna pink  menggulung dibawahnya. Disudut bawah jendela terdapat 2 gelas plastik bekas jus alpokat beserta plastik pembungkusnya. Boneka beruang diatas karpet lalu terdapat buku corat-coret untuk Rere menggambar tepat disebelah kirinya.

Ruang keluarga yang sesak dengan jemuran kering dan menanti disetrika. Ruang kamar terdapat dua kasur, bantal dan gulingnya berserakan tidak searah, ada pula yang jatuh ke lantai. Selimut menggunung tidak dilipat. Sisir, bedak, minyak telon, minyak kayu putih, boneka pisang, boneka kura-kura, sepatu Rere, gitar mainan, dan sobekan-sobekan kertas. Disebelah kanan almari tempat cucian kotor yang tidak bisa lagi ditutup karena overload.

Dapur. Piring, panci, cobek, baskom, pisau, telenan, serok, wajan, dot, dan gelas berlemak sudah menunggu giliran dimandikan.

Pelan-pelan saja, pasti beres. Ya itu kalimat terbaik yang sering kuucapkan pada diri sendiri ketika mendapati seisi rumah berasa seperti kapal pecah.

"Mah.. mah.. Yeye pup" Rere berteriak sambil berlari kearahku.

Aku membasuh tangan yang masih sibuk mencuci baju. Selingan sejenak mengurus si kecil. Melepaskan semua pekerjaan yang belum selesai.

"Waktunya makan siang sayang.." Kataku.

Satu jam setelahnya.

"Mamah.. Mimik cucu. Bobo."
"Iya sayang.."

Aku segera membuatkan sebotol susu untuknya. menemaninya minum susu sampai tertidur dan melanjutkan tugas rumah tangga.

Rere cukup lama tidur siang. Lalu dia bangun dan kuberikan sebuah boneka panda untuk menemaninya bermain.

"Mah.. Ayo.. Ayan-ayan" kata Rere sambil berusaha meraih tanganku yang masih menyapu dan bersiap mengepel lantai.
"Jalan-jalan kemana sayang?"
"Nana.." Rere menunjuk kearah jalan diluar gerbang rumah.
"Iya, ayo jalan-jalan sebentar" kataku.

Sore itu langit cerah. memutari sebagian komplek disekitar rumah kurasa tidak akan memakan banyak waktu. Sesampainya kembali di depan rumah.

"Dah sekarang waktunya Rere mandi, setelah itu maem ya"

Lagi, tinggal satu yang belum, setrika baju-baju kering. Suamiku pulang dan mengajak Rere bermain. Tidak terasa sudah pukul 20.00 WIB. Aku menyudahi menyetrika baju. meluangkan waktu sebentar bercengkrama dengan suami.

Sekarang Anak dan Suamiku terkasih telah tertidur. Aku masih berkutat dengan laptop untuk menulis. Minggu oh minggu yang sibuk. Tapi aku senang.. :) Semangat!!

21.3.13

Bulan Spesial


Kemaren tepat tanggal 19 Maret 2013 genap suami tercintaku berusia 28 tahun. Ini adalah bulan spesial untuknya dan untuk kami. Seminggu sebelum hari jadinya, kami pun merayakan dua tahun usia perkawinan kami.Tidak. Tentu tidak dengan pesta yang meriah, mengundang banyak tetangga seperti perayaan ulang tahun anak kecil dan dihiasi berbagai balon tergantung di langit-langit rumah. Lalu bermacam warna kertas hias dengan leluasa merentangkan tubuhnya dari tembok satu hingga tembok di depannya. Setelahnya terdengar nyanyian "Selamat Ulang Tahun" yang dinyanyikan seluruh tamu yang datang.

Sederhana. Tidak ada pesta. Tidak ada tamu. Tanpa kue tar black forest.  Tanpa hiasan di dinding-dinding. Tanpa nyanyian. Satu hari menjelang hari jadinya, suamiku mendadak berpamitan hendak pergi ke Bojonegoro untuk urusan kantor. Senin dan selasa adalah jadwalnya bertugas di kantor cabang Bojonegoro. Karenanya aku tidak terkejut ketika mendadak dia harus ke Bojonegoro yang pada malam sebelumnya dia bilang ingin meminta ijin tidak ke Bojonegoro lantaran selasa adalah hari ulang tahunnya.

"Hari ini aku ke Bojonegoro, dan mungkin hari ini pulangnya agak malam." katanya.

"Iya.. Hati-hati berangkatnya ya sayang, ga usah ngebut, santai aja yang penting sampai dengan selamat.." kataku menanggapi.

Suamiku pun berlalu menuju tempat kerja setelah aku mencium tangannya dan dia balas membelai rambutku Aku masuk ke perpustakaan dimana aku bekerja. Setelah beberapa saat di kantor aku teringat kado yang akan kuberikan untuknya besok. Entahlah ada perasaan ragu, apakah aku harus memberikannya besok tepat dihari ulang tahunnya atau sekarang disaat dia membutuhkan jaket untuk pergi keluar kota. Meski jarak Tuban- Bojonegoro tidak terlalu jauh akan tetapi pergi dengan menaiki sepeda motor tanpa jaket sama artinya memberikan ruang yang besar untuk angin beterbangan masuk kedalam tubuhnya. menguliti kulit karena dingin cuaca di waktu musim hujan begini. belum lagi jika hujan bermaksud berkunjung ke bumi. Udara yang lembab dan angin yang dingin bisa saja membuatnya jatuh sakit.

**
Aku sengaja membelikan jaket dan buku untuk kado di hari ulang tahunnya, karena jaket yang pernah ku belikan satu tahun lalu hilang saat ia berlibur ke Bali bersama dengan teman-teman sekantornya. Dia menyampaikan itu sesaat kedatangannya dari Bali. Siang itu dia meletakkan tas ranselnya di lantai ruang santai kami.

"Jaketku hilang sayang." katanya memecah hening.
"Hlo?? Kok bisa? Gimana Ceritanya?" Sahutku.
"Ya ga tahu pastinya, waktu itu aku nitipin jaket ke E karena aku mau berselancar. Selesai berselancar E bilang kalo jaketnya dan jaketku hilang di kursi yang didudukinya."
"..."

Meski jauh dilubuk hati yang paling dalam rasanya gelo dan kecewa,  tapi mau bagaimana lagi. Ga mungkin donk aku marah dan memintanya untuk mencari jaketnya yang hilang. Akhirnya saya memilih diam untuk beberapa saat. Setelah cukup mengendalikan rasa campur sari yang berkecamuk berputar-putar di dalam dada. Aku menarik napas dalam dan lanjut menanggapi.

"Mungkin berjodohnya kamu dengan jaket itu cuma sampai kemaren waktu kamu di Bali sayang, hehhe" tanggapku

Kado keduaku adalah sebuah buku yang kupikir terlampau murah harganya. Aku yakin suamiku tidak mempersoalkannya. Justru buku itu buku yang pernah ditunjuknya ketika aku sengaja berbohong (maaf ya sayang) bahwa aku mencari buku tentang duni komputer untuk koleksi perpustakaan di tempat kerjaku. Disuatu malam aku mengajaknya berjalan-jalan mengunjungi beberapa toko buku untuk memastikan buku apa yang ia butuhkan. Kami menemukannya. Aku mengambil foto beberapa buku yang ditunjuknya, supaya tidak ada salah beli buku (saat itu aku mengambil gambar dengan curi-curi, takut ketahuan yang jaga toko) karena suamiku bilang kayaknya ga boleh tuh ambil gambar di toko buku. Ah cuek ajalah demi suami. hehe (janji ga akan diulangi kecuali.... :D). Kado sudah ditangan. Sekarang tinggal kartu ucapannya. kartu ini aku buat juga ga seperti jaman dulu sewaktu masih sma, musimnya ungkapin kata di atas kertas yang wangi penuh bunga-bunga. Seadanya, aku tulis sebuah surat diatas kertas A4. Si kecilku rere juga ikut menulis surat untuk Papanya hlo... (meski tulisannya cuma berisi corat-coret) wkwkwkwkw :D. Paket siap dikirim.

**
Jam sudah menunjuk pukul sepuluh, itu artinya aku sudah berada di tempat kerja selama tiga jam. Aku masih dilema dengan keputusanku. Setelah berpikir cepat dan seadanya aku nekat pulang ke rumah untuk mengambil kado yang akan ku berikan untuk suami tercintaku. Aku beralasan mau pergi ke ATM untuk mengambil uang kepada teman kerjaku (bohong lagi deh). Aku membawa bungkusan itu ke jasa pengiriman terdekat yang aku ketahui tempatnya.

"Mba saya mau ngirim paket ini, bisa sampai hari ini juga ga sebelum jam dua belas?" kataku tanpa basa-basi kepada pegawai ditempat jasa pengiriman itu.
"Hah? Emang ngirimnya kemana mba?" tanyannya sambil melongo.
"Ke deket sini aja mba, jalan basuki rahmat" sahutku.
"Bisa mba"jawabnya (Aku berpikir ada angin segar) "tapi sayang kurir saya sedang keluar semua, mungkin baru balik nanti jam dua an" sahutnya lagi.
"WEW! ga bisa mba paket ini harus sampai sekarang kok."kataku dengan nada kecewa.

And finally aku memutuskan untuk mengantarnya sendiri. Sampai di depan kantor berubah lagi pikirannya. kayaknya jadi ga seru kalo aku yang ngantar dan masuk ke kantornya. Hmmmm.. (berpikir sejenak sambil clingak-clinguk). AHA!! (bukan iklan) Tampaknya aku menemukan sasaran yang tepat untuk menjalankan misiku. Tukang parkir! Aku segera bergegas menghampiri bapak tukang parkir yang sedang membantu orang untuk menyeberang.

"Pak bisa minta tolong antarkan paket ini untuk orang yang namanya ada di paket ini? kekantor itu pak" kataku sambil menunjuk kantor suamiku bekerja.
"Oh iya bu bisa" katanya.
"terima kasih ya pak" sahutku sambil menyodorkan beberapa rupiah untuknya.
"Ya Bu sama-sama terima kasih juga" balasnya.

Setelah memastikan bapak tukang parkir menyerahkan bungkusan kado itu kedalam kantor suami aku langsung ngacir kembali ke kantorku. Hehehehe. Berdebar-debar nunggu sms dari suami.... :D (lebay)

sayang terima kasih untuk kadonya, jaketnya pas banget, I love you

senang rasanya begitu membaca sms dari suami. Selamat ulang tahun sayang. Semoga tahun ini berkah ya... Aamiin.... :)




Nah itu tadi sekelumit cerita saya, apa ceritamu tentang kado ulang tahun suami.. hehehe... Semoga menginspirasi ya... :)



7.3.13

Topi Merah Flanel


Nah ini nih bund kreasi abal-abal kedua yang saya posting di blog. Sebenarnya topi merah ini sudah lebih dulu saya buat sebelum mini dress kemaren. cuma saya lupa kalo udah pernah bikin ini. Ceritanya tadi sore pas si kecil belum mandi dia merengek minta diambilin asesorisnya di gantungan khusus berbagai macam asesoris untuk si kecil.

Rere     : Mah.. mau... patek.... (sambil nunjuk berderet gantungan asesoris)
Mama  : Mau Pake apa sayang?
Rere     : Popi.. Patek.. Yeye... Iya...
Mama  : Rere mau pake topi ya.... (ngambil topi di gantungan)
Rere     : Mamah.. Yeye... Popi.. Patek... Tatik..
Mama  : Iya sayang.. Rere cantik pake topi...

hehe.. Langsung saya ambil kesempatan ambil foto Rere yang lagi pake topi. Secara gitu bund, Rere itu kurang suka kalo di foto. Tiap saya mau ambil fotonya pake HP pasti dianya kabur, kalo ga ya nangis.

Hmm... Kadang saya mikir kok beda ya ama emaknya yang narsis abis kalo ada kamera ON. Hehehe.
Nah bund topi itu saya buat dari kain flanel juga. Waktu bikinnya juga iseng karena si kecil suka pake topi Papanya yang modelnya kayak gitu juga. Dari pada rebutan saya punya ide bikin topi untuk Rere. flanel warna merah itu saya cetak bentuk lingkaran pake tutup toples seadanya. trus bagian pinggirnya saya bikin cetakan lingkaran dari baskom. wkwkwkw.. niatnya pake jangka tapi kok malah susah. :D

Hiasannya saya kasih kain kasa kerlip-kerlip sisa jahitin baju Rere di penjahit (dasar emak-emak perhitungan masak sisa kainnya diminta juga). Ah sebenernya saya ga minta kainnya kali bund. Itu inisiatip penjahitnya sendiri. Pas saya ambil baju Rere disana di serahinnya dibungkus plastik, saya buka dirumah eh kok sisa kainnya dibalikin. Yah namanya rejeki ga kemana ya bund.. hehe..

Semua Jahitan saya jahit dari dalamdan lagi-lagi pake jahitan tangan aja.. :)

hiasan bunga saya lem pake lem tembak... selesai deh...

Selamat berkreasi bunda... :)





28.2.13

BERHITUNG




Entahlah saya lupa kapan tepatnya peristiwa yang baru-baru ini membuat saya semakin sayang dan bangga pada Rere, anak pertama saya. Peristiwa itu pula yang saya gembar-gemborkan disetiap kesempatan bercerita dengan kawan kerja, teman maen, bahkan dengan suami yang belum tentu bisa mengikuti perkembangan Rere setiap hari karena sibuk bekerja. Kejadian ini bermula ketika saya sedang menyuapi makan sorenya. Sambil menonton televisi dirumah mertua beberapa hari lalu. Ditengah-tengah makannya dia berlari berputar-putar sambil tertawa lebar, lalu Rereku ambil posisi tengkurap ke lantai, tangannya menahan ke lantai seperti posisi push up, dia mendorong maju mundur bagian bawah tubuhnya sambil berguman tidak jelas dengan teriakan di bagian akhir katanya.

Rere    : Ayayaya.. bebebebe.... iiiiii.... yaaaaa!!
Saya   : Ngapain sayang?
Rere   : Maem.. Yeye... Mama..
Saya   : Iya Rere maem disuapin mama ya...
Rere   : Mah.. mah.. Mahh...
Saya   : Apa sayangku?
Rere   : Atu.. Uuua... Iiiiga...  Entap Imaaaa!!!!

Darah mengalir dengan cepat kekepala saya, membuat saya merinding kala itu. Apa yang saya ajarkan setiap hari berhitung ketika memulai sesuatu. Telah membuahkan hasilnya di usia Rere yang tergolo  ng dini. Delapan belas bulan. Sambil menahan haru saya meletakkan mangkuk makannya dan mendekati Rere. Merengkuh dan memberikan ciuman tanda kebanggaan saya padanya. Dia pun membalas ciuman hangat untuk saya.

Saya   : Anak mama tambah pinter ya udah bisa berhitung sendiri...
Rere   : Mah.. Mah... Mah... maem Yeye...

Segera saya ambil mangkuk makan dan menyuapinya kembali. meski setiap harinya Rere bisa berhitung dengan bantuan saya, akan tetapi peristiwa dimana Rere dapat berhitung sendiri sampai hitungan kelima sungguh membuat saya bangga dan senang. Saya tidak pernah bosan mengajarinya berhitung dan mengenalkan berbagai ilmu baru untuknya. Saya siap menjadi guru pertama sekaligus mama yang membesarkannya dengan hal-hal baru dengan penuh kasih sayang. :)

24.2.13

Dress dari T-shirt Mama

Bunda, kali ini saya mau sharing bikin baju dress untuk buah hati dari T-shirt Bunda yang mungkin udah ga dipake, yang mungkin bunda-bunda udah bosen makai ataupun yang udah kekecilan. Nah dari pada dibuang mending kita daur ulang jadi baju mini dress untuk buah hati. hehehe. jadi ga ke mubazi bajunya. Disini saya belum bisa memberikan tutorial lengkapnya. Laen waktu kalo sempet bikin ya. Soalnya baju yang ini awalnya cuma coba-coba. Ya bisa dibilang ini baju pertama untuk buah hati yang coba saya bikin. Bajunya simple kok... Mungkin bunda-bunda sekalian liat bentuknya aja udah bisa bayangin gimana cara bikinnya.. Yuk bunda langsung kita liat hasilnya aja ya... 

Tarrrraaaaaa......
Gimana bunda setelah liat hasilnya. Kepengen juga ga nyoba bikin baju untuk si kecil? Itu baju baru saya selesaikan tadi malam bund. Lembur gitu sampe malem. Sebenarnya pola potongannya udah lama saya potong, dan sebagian udah saya jahit. Tapi karena waktu yang tidak memungkinkan saya jahit akhirnya mangkrak deh ampe berminggu-minggu. Secara gitu lho saya ga punya mesin jahit jadi saya jahit pakai tangan. Kebayangkan gimana ribet dan lamanya. Hehehehe. Cara bikin polanya gampang kok bund. Bunda tinggal ambil aja baju si kecil yang menurut bunda paling gampang dibikin. terus jiplak pake spidol di atas T-shirt bunda yang mau dipotong. Setelahnya kres.. kres... kres... sesuai dengan pola gambar yang udah bunda gambar tadi. Trus jahit deh ... Jahitnya dari dalam ya bund... Pake juga benang yang biasa...
Untuk Asesoris pinggirannya saya pakai benang yang agak tebal... saya ga tau namanya... Mungkin benang wol.. Trus untuk gambar bunga dan pola kucing terbuat dari kain flanel.... tempelin dimana bunda pengen... Trus jahit juga pakai benang yang biasa... Untuk warna pola hiasan bunda bisa sesuaikan dengan warna baju atau menurut selera. Untuk pemilihan warna benang juga tergantung selera.. Gampang kan bund...
Oya untuk jahit pinggirannya nanti saya susulkan gimana buatnya ya... sekalian menambah info jenis pola jahitan tangan yang bisa bunda pilih  nanti... :)
Nah bunda selamat berkreasi ya...

Ini gambar bajunya lagi di pake sama si kecil... seharian make Mamanya lupa ambil fotonya bund... akhirnya diambil juga pas si kecil lagi bobo... Maklum Mamanya udah pengen banget mamerin hasil karya abal-abalnya lewat blog ini untuk berbagi ma bunda sekalian... hehehehe...

Silakan bunda minata komentarnya ya... Pengennya si saya nyoba bikin yang lebih bagus nanti... Doakan juga segera kebeli tuh mesin jahitnya jadi kalo mau bikin baju ga mangkrak lagi berminggu-minggu karena saya males jahitnya.. Hehehehe...